Minggu, 25 Oktober 2009

Dari Ngintip dan ML ma saudara

Cerita ni terjadi waktu aku SMU suka ngintip saudaraku sendiri.
Aku dari SMP sudah punya kebiasaan mengintip ga peduli saudara atau
tetangga. Anehnya ngintip itu mengasikan bagiku punya tantangan tersendiri.
Pernah ak ngintip tetanggaku yang ak idam – idamkan selama ni pas waktu itu pagi hari aku pun udah punya rencana untuk mengintip. Pada pagi itu ak pagi udah turun dari rumah untuk ngintip tetanggaku n ak lihat wah pemandangan asik.
Aku sampai ga tahan waktu ngitip aku sampai onani sakin enak nya lihat tetanggaku.
Ini sekilas tentang aku dan kebiasaan ku.
Pada waktu SMU ak punya kebiasaan ga bias tidur awal dan pada suatu malam kebiasaanku mengintip ini terjadi pas pukul 01.00 ak lihat kamar sudara sepupu tidak terkunci, hati ku mulai ada rasa pengen ngintip dan timbul ide jahat ku, aku berpikiran gimana biar ga ketahuan saudara sepupu ak ini aku buka bajunya dan ak lihat.
Dan ternyata aksi nekadku ak mulai kan, ak pun masuk kamarnya dan ak lihat hanya celana pendek yang menutup daerah kemaluan dan ak mulai membuka celannya dan ak lihat ga pake CD ape benar ni nasibku sebagus ini, wew bulu nya pada lebat ak ga tahan aku mainin memeknya dan celakanya sepupu terbangun. Dan ak terkejut ak jadi malu dan ternyata dia bilang kenapa masuk kamarku dan ak bilan ga napa Cuma tadi kamu waktu tidur pintu kamarmu terbuka dan ak lihat celanamu terbuka dan aku betulin dasar nasib lagi apes dan ada aja cara untuk mengelak.
Pada suatu ketika aku dan saudara punya rencana kesuatu pulau dengan tujuan untuk rekreasi dan pada waktu itu tanpa ada rasa nafsu aku dan saudaraku menikmati keindahan pantai disalah satu pulau. Dan aneh nya aku mulai nafsu melihat saudara dalam keadaan basah. Kontolku mulai tegang dan kejadian begitu cepat sewaktu berenang saudaraku tenggelam dan dengn ceketan ak menolongnya tanpa disuruh ak mulai membuat nafas buatan dan yang aneh pada waktu aku membuat nafas buatan ak merasa ada bibir panas yang melumat bibirku dan aku kaget dan tanpa kompromi ak pun membalas lumatannya. Lalu ak bilang ga enak disini lebih baik di hotel, lalu saudaraku mengiakan saja, lalu dengan ganas nya saudaraku mengintrogasiku waktu SMU kamu ingat kamu masuk kamar ku dan mempermainkan memekku itu kesengajaanku pengen diraba kamu soalnya aku sudah pengen mendambakan saat seperti ini. Aku terkejut dengan perkataan nya tanpa banyak waktu yang terbuang.
Aku mulai mencubu telinga aku cium bergantian telinga kanan dan kirinya “Tubuh kamu bagus sekali,” Aku mencoba memberinya rasa percaya diri.
Sementara Jilatanku sudah sampai pada vaginanya, aku sibakkan bulunya
dengan lidahku, aku kemut lembut klitorisnya, kadang lidahku menusuk
langsung vaginanya, Jari-jariku ikut membantu memberi kenikmatan dengan
memilin-milin puting buah dadanya yang semakin mencuat, Sehingga membuat
Dewi mengerang dalam nikmat, Sementara saudaraku pun tidak tinggal diam, dia
balas mengelus dadaku, kadang ujung dadaku di pilinnya, Tangan yang
satunya lagi meremas-remas dan mengocok senjataku sehingga semakin
meregang kaku dalam genggamannya, Gairah yang
membuncah didadaku membuat aku lupa bahwa aku punya tugas untuk
mengantarnya meraih orgasme. Tubuh kami berguling-guling dikasur saling memberikan rangsangan dan
kenikmatan, hingga akhirnya saudaraku sendiri yang tidak tahan dan mengambil
inisiatif, dia langsung mengangkangi tubuhku, dan langsung memegang
senjataku untuk dibimbing kedalam liang surganya, Perlahan, centi demi
centi, senjataku memenuhi rongga vaginanya akh sempit sekali dan saudaraku berkata ak baru pertama kali melakukannya, akh pikiranku beruntung aku mendapat perawannya. Darah mulai membasah berbarengan dengan rasa
nikmat dan hangat disenjataku, Cengkraman vaginanya yang begitu kuat
terasa mengurut senjataku, saudaraku terus menggoyangkan pantatnya yang bulat
padat, Tanganku memilin kedua putingnya, butir-butir keringat mulai
membasahi tubuh kami berdua, tak lama saudaraku berteriak histeris dan
menggigit pundakku, tubuhnya mengejang kaku, dan wajahnya agak memerah
melepas orgasmenya,
Mungkin ini pertama kali bagi saudaraku nafsunya mengebu –gebu dan setiap beberapa menit saudaraku orgasme, sampai aku dan saudaraku terkapar , mungkin lebih dari 5 x aku mengulangi hal yang sama. Antara dosa dan senang aku tidak mengerti dan sampai akhirnya saudaraku berpesan ini rahasia antara kau dan ak saja